Tingkatkan Kapasitas Guru MI, Dosen UNY Gelar Training of Trainers Pembinaan OSN Berbasis HOTS

Sleman — Sebagai bentuk pelaksanaan kegiatan Dosen Berkegiatan di Luar Kampus, dosen Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Guru Madrasah Ibtidaiyah melalui Training of Trainers Pembinaan OSN Biologi dengan Pendekatan Higher Order Thinking Skills (HOTS). Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu pada 6 dan 17 Juni 2026, bertempat di MI Daarul Ulum Sinar Melati, Kabupaten Sleman.

Kegiatan diikuti oleh sekitar 80 peserta yang terdiri atas guru Madrasah Ibtidaiyah negeri dan swasta di lingkungan Kabupaten Sleman. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam membina peserta didik menghadapi Olimpiade Sains Nasional (OSN), khususnya pada bidang Ilmu Pengetahuan Alam yang mencakup materi Biologi dan Matematika.

A group of women sitting in a room</p>
<p>AI-generated content may be incorrect.

Acara dibuka oleh Ketua Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (K2MI) Kabupaten Sleman, Hj. Susetyo, S.Pd. Dalam sambutannya, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi para guru untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan strategi dalam melakukan pembinaan OSN secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penguatan motivasi yang disampaikan oleh Tri Wahyuni, S.Pd., selaku Pengawas Sekolah Ahli Madya pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman. Penguatan motivasi diberikan untuk mendorong para guru agar terus mengembangkan kompetensi, membangun semangat belajar peserta didik, serta menciptakan proses pembinaan olimpiade yang positif dan menyenangkan.

Pada sesi inti, peserta memperoleh penguatan materi Training of Trainers untuk pembinaan OSN IPA, khususnya dalam bidang Biologi dan Matematika. Materi disampaikan dengan menekankan pendekatan Higher Order Thinking Skills, yaitu kemampuan berpikir tingkat tinggi yang meliputi kegiatan menganalisis, mengevaluasi, memecahkan masalah, dan menciptakan strategi penyelesaian berdasarkan konsep yang telah dipelajari.

Melalui pendekatan HOTS, guru tidak hanya diarahkan untuk memberikan latihan soal kepada peserta didik, tetapi juga dibekali pemahaman mengenai cara mengembangkan kemampuan bernalar, berpikir kritis, dan memecahkan permasalahan sains. Pendekatan tersebut penting karena soal-soal olimpiade umumnya tidak hanya mengukur kemampuan mengingat konsep, tetapi juga menuntut peserta didik untuk menghubungkan berbagai informasi dan menerapkannya dalam situasi yang lebih kompleks.

A person in a headscarf speaking into a microphone</p>
<p>AI-generated content may be incorrect.A person standing in front of a screen</p>
<p>AI-generated content may be incorrect.

 

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, pembahasan contoh soal, serta penguatan strategi pembinaan OSN. Para peserta juga memperoleh kesempatan untuk mendiskusikan berbagai tantangan yang dihadapi selama mendampingi peserta didik dalam mempersiapkan kompetisi sains.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen dosen UNY dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di madrasah. Program Dosen Berkegiatan di Luar Kampus ini dilaksanakan secara rutin setiap tahun sebagai upaya memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, madrasah, Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah, dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman.

Melalui kegiatan ini, para guru diharapkan mampu menjadi pelatih atau fasilitator pembinaan OSN di madrasah masing-masing. Selain itu, pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat disebarluaskan kepada guru-guru lainnya sehingga terbentuk ekosistem pembinaan OSN yang lebih kuat, sistematis, dan berkelanjutan di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Kabupaten Sleman.

A group of people posing for a photo</p>
<p>AI-generated content may be incorrect.