Prodi Biologi Gelar Workshop Strategi Percepatan Studi, Bahas Kurikulum 2025 hingga Teknis Magang

YOGYAKARTA – Program Studi (Prodi) Biologi menyelenggarakan workshop bertajuk "Strategi Percepatan Studi: Dialog bersama Koorprodi dan PIC PLK" pada Kamis (2/7/2026). Acara diikuti oleh 79 mahasiswa Prodi Biologi dan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB. Workshop ini menghadirkan tiga narasumber utama, yakni Koordinator Prodi (Koorprodi) Biologi Dr. Anna Rakhmawati, S.Si., M.Si., PIC Pembelajaran Luar Kampus (PLK) dan Koordinator PKL (Praktek Kuliah Lapangan) Dr. Ixora Sartika Mercuriani, M.Si., serta perwakilan Gugus Penjaminan Mutu Prodi Biologi Annisa Latifa, M.Sc.

Acara diawali dengan paparan materi mengenai pembaruan akademik oleh Dr. Anna Rakhmawati. Penjelasan muatan Kurikulum 2025 yang mencakup profil lulusan, visi-misi, serta keselarasan visi antara Prodi, Fakultas, dan Universitas, yang dijabarkan ke dalam 9 Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). Dr. Anna juga mensosialisasikan program Penghargaan Ekstrakurikuler Mahasiswa (PEM) dan Fast Track UNY. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Anna juga menegaskan tata tertib dan strategi percepatan penyelesaian skripsi. "Mahasiswa harus memastikan topik skripsi sudah sesuai dengan bidang ilmu dan dosen pembimbing yang dipilih memiliki linieritas dengan bidang penelitian," tegasnya. Penyusunan Tugas Akhir Skripsi (TAS) konsultasi dengan Dosen Pembimbing Akademik (PA), Dosen Pembimbing Skripsi, dan Koorprodi, mengisi di Sistem Bimbingan Tugas Akhir (SIBIMTA) minimal 3 bulan masa bimbingan sebelum ujian, ketertiban administrasi seperti pengisian kartu bimbingan minimal 12 kali dan kewajiban publikasi.

Sesi berikutnya diisi oleh Dr. Ixora Sartika Mercuriani yang menyampaikan panduan terkait Praktik Lapangan (PKL), Proyek Independen (PI), dan Magang. Dijelaskan bahwa ketiga kegiatan tersebut memiliki bobot 6 SKS (setara 272 jam) dengan durasi 2 hingga 3 bulan. Dr. Ixora memaparkan teknis pendaftaran magang yang kini terpusat melalui laman magang.uny.ac.id. Alur pelaksanaannya meliputi pengajuan topik, persetujuan proposal, hingga penerbitan surat permohonan ke mitra Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). "Jika mitra membalas dan menyetujui, surat tugas akan terbit dan kegiatan bisa dimulai. Namun, jika ditolak, mahasiswa harus menghapus pendaftaran lama dan mengajukan ulang ke mitra lain," jelas Dr. Ixora.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab yang antusias dari mahasiswa, yang mayoritas menyoroti kendala terkait skripsi dan pelaksanaan magang. Melalui workshop ini, Prodi Biologi berharap mahasiswa memiliki pemahaman yang utuh mengenai kurikulum, skripsi, dan magang, sehingga dapat melaksanakan pembelajaran dengan optimal dan lulus tepat waktu sesuai prosedur yang berlaku.